Abstraksi:
Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh dari sistem pelaporan keuangan daerah, kejelasan sasaran
anggaran, sistem informasi akuntansi keuangan daerah, dan konflik peran terhadap efektivitas sistem
pengendalian internal pemerintah daerah DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 10 badan
SKPD Pemerintah Daerah DKI Jakarta dengan jumlah 111 responden, yang merupakan kepala bagian dan
kepala subbagian dengan accidental sampling yang dilakukan dengan sistem acak. Uji hipotesis
menyimpulkan bahwa sistem pelaporan berpengaruh negatif signifikan, kejelasan sasaran anggaran
berpengaruh positif signifikan, sistem informasi akuntansi keuangan berpengaruh negatif, sedangkan konflik
peran berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada pemerintah daerah
DKI Jakarta. Implikasi penelitian digunakan sebagai literatur dalam evaluasi dan penerapan sistem
pengendalian internal pada organisasi pemerintahan yang efektif.
Kata Kunci: Kejelasan Anggaran, Konflik Peran, Sistem Akuntansi Keuangan, Sistem Pelaporan,
Sistem Pengendalian Manajemen
File Terkait: